Press ESC to close

Hadiri Sannipata Waisak 2026, Ketua Umum DPP ICATT Apresiasi Permabudhi Hadir untuk Semua Kalangan

Makassar (KOMINFO ICATT) – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (DPP ICATT) Mallingkai Ilyas, mengapresiasi pelaksanaan Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Minggu (31/5) malam.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Permabudhi sebagai organisasi yang inklusif dan mampu menghadirkan ruang perjumpaan bagi berbagai elemen masyarakat.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini yang dikemas dengan konsep outdoor, lebih inklusif dan melibatkan berbagai komunitas lintas agama serta pelaku UMKM. Ini menunjukkan bahwa Permabudhi hadir untuk semua kalangan dan menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” ujar Mallingkai.

Ia menilai konsep perayaan yang terbuka dan melibatkan masyarakat luas dapat menjadi contoh baik dalam memperkuat kebersamaan, mempererat hubungan antarkomunitas, serta membangun semangat persatuan di tengah kemajemukan bangsa.

Selama dua hari pelaksanaan, 30–31 Mei 2026, Sannipata Waisak menghadirkan berbagai kegiatan seperti diskusi buku, dialog dan refleksi, mendongeng bersama, lomba mewarnai, festival kuliner, festival lampion, meditasi dan doa bersama, hingga kegiatan budaya dan edukatif lainnya.

Ketua Umum DPP ICATT Mallingkai Ilyas bersama Pemuda Katholik dan Pemuda Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sulsel. Dok. ICATT

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Ali Yafid, unsur TNI-Polri, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan umat Buddha.

Pada kesempatan itu, Mallingkai Ilyas juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha.

“Selamat Hari Raya Waisak 2569 BE kepada seluruh umat Buddha. Semoga nilai-nilai luhur Waisak seperti cinta kasih, kedamaian, kebijaksanaan, dan penghormatan terhadap sesama dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh toleransi,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi kontribusi Permabudhi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi, dunia usaha, pariwisata, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Makassar merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.

“Makassar adalah kota yang terbuka. Kota ini tumbuh dengan baik karena semua kalangan diberikan ruang yang sama untuk berdampingan,” ujarnya.

Ketua Permabudhi Sulawesi Selatan Yonggris, mengangkat tema “Legacy of Love” atau mewariskan nilai-nilai cinta kasih. Menurutnya, seluruh tokoh agama memiliki warisan nilai yang sama untuk diteruskan kepada generasi mendatang, yakni cinta kasih sebagai fondasi kehidupan yang damai, rukun, dan harmonis.

Melalui semangat tersebut, Sannipata Waisak 2026 tidak hanya menjadi perayaan keagamaan umat Buddha, tetapi juga ruang bersama yang memperlihatkan kuatnya persaudaraan, toleransi, dan kerukunan masyarakat Sulawesi Selatan dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan bangsa. (Afri)