Press ESC to close

Mallingkai Ilyas Nahkodai ICATT 2026–2029, Siapkan Visi Strategis dan Program Prioritas

Makassar — Mallingkai Ilyas resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (ICATT) periode 2026–2029 dalam Musyawarah Besar (Mubes) VIII yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal di Hotel UIN Alauddin Makassar, Sabtu (28/3/2026) .

Dalam sambutan perdananya, Mallingkai Ilyas menyampaikan rasa syukur sekaligus haru atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi juga amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa kami bukan yang terbaik. Masih banyak Anggota ICATT yang lebih layak dan berpengalaman. Namun, ini adalah amanah yang harus kami tunaikan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengakui latar belakangnya sebagai birokrat, bukan akademisi, sehingga sangat membutuhkan dukungan, ide, dan gagasan dari seluruh anggota ICATT dalam memajukan organisasi ke depan.

Mallingkai Ilyas memaparkan sejumlah visi strategis dan program prioritas, di antaranya memperkuat peran dan kiprah alumni Timur Tengah dalam berbagai bidang, mendorong penguatan publikasi dan media digital untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat, serta menjadikan ICATT sebagai episentrum kebangkitan intelektual keislaman di Indonesia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan ekonomi umat, peningkatan kualitas keluarga, serta pemberdayaan dai ICATT dalam memberikan layanan keagamaan yang responsif terhadap persoalan umat dan kebangsaan.

“Kami ingin ICATT hadir lebih luas, tidak hanya dalam dakwah dan pendidikan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi dan sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung,” tegasnya.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan kolaborasi lintas lembaga dan organisasi, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan program keagamaan yang inklusif.

Dalam forum tersebut, Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, SE, MM, turut mengajak ICATT untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan SDM dan penguatan literasi keagamaan di masyarakat.

“Kami berharap ICATT dapat berperan aktif dalam pembinaan keagamaan yang inklusif, penguatan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum ICATT periode 2020–2026, Prof. Dr. Andi Aderus, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICATT selama ini telah berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, termasuk dalam kegiatan kemanusiaan di berbagai daerah terdampak bencana.

Ia juga menegaskan bahwa ICATT memiliki kekuatan besar dari sisi sumber daya manusia, dengan ratusan alumni Timur Tengah yang tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari lembaga keagamaan, pendidikan, hingga pemerintahan.

Mallingkai Ilyas turut menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi.

“Estafet perjuangan ini akan kami lanjutkan dengan penuh komitmen, menjaga integritas, dan memperluas manfaat ICATT bagi umat dan bangsa,” tutupnya.

Kegiatan Mubes VIII dan Halal Bihalal ICATT ini dihadiri sekitar 250 peserta dari berbagai provinsi, antara lain Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, hingga DKI Jakarta. Momentum ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat peran ICATT sebagai kekuatan intelektual dan keagamaan di Indonesia.